Saya ini norak. Setidaknya orang-orang sering mengatakan begitu.Ini karena saya suka sama tontonan yang norak. Sinetron, infotainment, Drama Korea, Boyband Korea dan film horror Indonesia. Banyak orang mengatakan dan mengkritiknya sebagai tontonan murahan yang tidak bermutu dan tidak layak tayang.
Sayapun kadang juga suka mengkritiknya abis-abisan kaya gitu. Menjelek-jelekkan. Yah selain untuk membersihkan nama baik , saya juga pengin keliatan naik tingkat segolongan sama orang-orang yang nggak norak. Biar saya dibilang gaul dengan para pembenci sinetron, pembenci infotainment dan anti film horror Indonesia.
Perkara sinetron…hmm jangan ditanya. Mulai dari Cinta Fitri, Cincin, Bukan anakku, Bukan Pembantuku, Kepompong, Kupu-kupu, Ulat Bulu aku apal deh semuanya. Jangankan kata-kata si Mischa yang jahat itu, sampe si Oma sebelum meninggal dunia saya hafal dialognya.
Apalagi soal infotainment. Meski daripagi sampai malem di semua stasiun televisi dan disemua infotainment isi gosipnya sama persis dengan gambar yang sama persis juga tetapi saya dengan setia menonton tayangan demi tayangan.
Mungkin mereka lagi ngirit biaya produksi. Kan tahu sendiri, jaman sekarang apa-apa serba mahal bok! Jadi ya harap maklum aja. Kalo dipikir-pikir betapa sepinya hidup ini tanpa infotainment. Gak ada yang bisa dijadikan bahan kritikan, tertawaan, cacian, perdebatan bahkan buat bahan postingan. Sudah saatnya kita harus berterimakasih pada infotainment.
Hidup Infotainment! Merdeka!
Drama Korea dan Boy Band Korea? Hmmm…Mereka pada bilang, kok saya sukanya cowok-cowok cantik sih? Apa bagusnya? Mereka terlalu lembek. Mirip lelaki yang kekurangan hormone testosterone. Tapi biarinlah. Buktinya mereka bisa mendunia. Setidaknya mampu menjajah isi otak anak ABG macam saya hingga berteriak histeris ketika melihat mereka padahal hanya di televisi.
“Kim Bum…Oh Kim Bum…aku rela nikah muda demi untukmu!!!!”
Soal film horror Indonesia. Harap dicatat. Saya punya koleksi DVD lengkap. Mulai dari suster ngesot, pocong 1,2,3, Hantu Jeruk Purut, Bangsal 13 dan sebagainya. Meskipun hanya DVD bajakan sih. Sekali lagi, ini karena jaman susah. Apa-apa serba mahal jadi harap maklum kalo saya juga ngirit.
Coba saja kalo harga DVD asli atau tiket 21 harganya sama dengan DVD bajakan. Saya pasti pilih DVD yang original. Saya juga pasti antre didepan loket 21 yang memutar film horror. Kasihan banget. Mereka sepi penonton. Semua pada nontonnya Peter Mcquire, Daniel Radcliffe, Kristen Stewart.
Kalo ditanya nama bintang-bintang film horror Indonesia saya juga cukup hafal. Sama hafalnya saya dengan rumus matematika di sekolah. Selain Jupe, Dewi Perssik, Andi Soraya, Ayu Azhari, Miyabi, Shasha Grey, Terra Patrick, eh ya…khusus 3 nama terakhir itu nama bintang film bokep deng. Kabarnya produser film horror Indonesia bakalan memasang bintang film bokep di film-film mereka. Ini kabar baik sekaligus kabar buruk baik sinema Indonesia.
Kabar Baiknya : Hantu-hantu Indonesia gak akan punya muka seram. Tapi seksi dan cakep. Nggak akan nakut-nakutin anak kecil tapi sebaliknya nakut-nakutin ibu-ibu dengan perasaan khawatir kalo suaminya bakalan lebih betah nonton DVD ketimbang nemenin shopping.
Kabar Buruknya : Akan terjadi lebih banyak pengangguran di Indonesia. Para kunti, pocong, suster ngesot bakalan kehilangan pekerjaan tetap karena digantikan oleh bintang bokep dari luar negeri.
Mau ngelamar jadi pemain film bokep menggantikan bintang-bintangnya yang rame-rame pada bedol desa pindah ke Indonesia jelas nggak mungkin. Jangankan buka-bukaan trus beradegan syur, orang ngelihat dia aja udah mati ketakutan. Apalagi jika melamar jadi pemain film action di USA, jelas ditolak mentah-mentah. Wong selama ini kualitas aktingnya cuma diajari untuk bisa loncat-loncat, ngesot dan tertawa hi..hi..hiii..hii…
Saya mikir, kalo saya saja saya bisa menolong nasib mereka agar lebih bisa eksis dalam dunia perfilman. Syukur-syukur bisa GO INTERNASIONAL, mengikuti jejak penyanyi yang suka ngedance miring-miring dan menyanyikan lagu…”Cinta ini…kadang-kadang tak ada logikaaaaaa…..”
Dengan menjadi Penata Rias mereka, saya akan mengubah riasan mereka menjadi lebih bagus. Nggak Cuma pake lipstick belepotan, bedakan putih tebal dan mata eyeliner yang lebih serem. Mungkin saya akan menyarankan mereka operasi plastic agar lebih bintangfilmsiawi.
Atau jadi Hair Stylishnya, mungkin saya akan mencuci rambut mereka, membersihkan dari kutu-kutu dan kecoak yang menempel, creambeath dan membuatnya berkilau. Setidaknya kalo pas lagi sepi job mereka bisa menerima kerjaan sampingan jadi bintang iklan shampoo khusus buat makhluk halus.
Jadi Desainer, saya akan mengubah gaya busana mereka yang monoton abis dengan baju putih menjadi lebih fashionable dengan gaun rancangan Prada atau perancang-perancang ternama lainnya dan mengganti parfum mereka yang aroma melati dengan parfum produksi Yves Saint Laurent.
Kalo jadi penulis skenario, saya akan memberikan peran yang lebih beragam. Ngga cuma loncat-loncat atau ngesot tapi joget-joget india, ekting romantic atau berantem dan mencakar-cakar.
Okelah, pikiran saya emang norak. Silahkan mengkritik atas kenorakan saya. Saya menerimanya dengan senang hati. Lebih senang lagi jika disertai kiriman coklat praline, paket buku atau duit. Bisa ditransfer melalui rekening di Bank atau Paypal. Credit Card Accepted.
Maaf tidak menerima kiriman bunga. Karena saya bukan termasuk makhluk halus yang suka makan bunga.
Category Opini


Bagaimana Dengan Artikel ini....Silahkan Berkomentar Jika ada Pertanyaan Dan Masukan ^_^