
Saya tadi sedang googling di internet tentang kecelakaan pesawat Hercules yang terjadi di Magetan Jawa Timur, dan saya menemukan suatu buku yang membahas tentang Pengabdian Pesawat Hercules yaitu 50 Tahun Hercules. Buku setebal 97 halaman tersebut di tulis oleh Tjokong Tarigan Sibero .
Saya belum pernah melihat apalagi membaca isinya, tapi dalam sinopsisnya diceritakan bahwa pada tanggal 23 Agustus 2004 Hercules pengabdiannya tepat 50 Tahun, yang berarti saat ini usianya hampir 55 tahun. Sungguh usia yang sudah tidak muda lagi. HERCULES adalah sebuah nama pesawat yang diambil dari nama pahlawan legendaris dari mitologi Yunani Kuno yang melambangkan "Feats of Srength", lambang prestasi suatu kekuatan.
Sebagai pesawat yang paling popular di dunia Hercules merupakan pesawat yang paling bisa memenuhi standart penerbangan Angkatan Udara karena dapat digunakan untuk angkutan pasukan dan bekal ulang (logistik) ke mana saja, kapan saja, serta tanpa perlu menggelar persiapan dan fasilitas pendukung terlebih dahulu.
Di Indonesia, Hercules menorehkan sejarahnya tersendiri dengan berbagai misi dan tugas yang diembannya, dari berperan sebagai pengangkut pasukan, barang dukungan logistik, menembus daerah-daerah terpencil serta very important person (VIP) dan very very important person (VVIP).
Seiring dengan perkembangan usianya, Hercules menjadi salah satu pesawat angkutan sipil yang mampu mengangkut penumpang sampai ke daerah terpencil. Namun dalam beberapa tahun terakhir ini pesawat Hercules beberapa mengalami kecelakaan, pada tanggal 11 Mei 2009 kecelakaan terjadi di Waimena Papua, roda pesawat tergelincir lewat landasan, Tak ada korban jiwa, namun dilaporkan 1 orang mengalami luka berat.
Terakhir. Kecelakaan terjadi di Desa Geplak Kecamatan Karas, Magetan Jawa Timur menewaskan 91 orang.
Saya sungguh terhenyak dengan peristiwa tragis tersebut, pasalnya jatuhnya pesawat tak jauh dari Lanud Iswahyudi, mengingatkan saya pada almarhum kakek saya, yang semasa hidupnya menjadi TNI AU dan mengabdikan diri menjadi tekhnisi pesawat Hercules di Lanud Iswahyudi.
Kini setelah 9 tahun berlalu semenjak buku itu diterbitkan, mungkin perlu dikaji ulang dan perlu evaluasi terhadap pemeliharaan pesawat yang telah banyak memberikan pengabdiannya kepada Negara.
Dan akhirnya saya mengucapkan turut berduka cita atas musibah yang menimpa para penumpang Pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Desa Geplak, Magetan.
Semoga mendapat tempat disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan.
Amien.


Bagaimana Dengan Artikel ini....Silahkan Berkomentar Jika ada Pertanyaan Dan Masukan ^_^