INTUISI
muncul dari Pikiran Bawah Sadar, yang selalu aktif mengolah informasi
dan menyajikan sinyal-sinyal tertentu bagi Anda. Pada saat-saat
kritis, ia akan menjadi suara yang paling berwibawa, dan menentukan
arah kehidupan Anda selanjutnya.
Setiap
orang pasti pernah mengalami satu atau lebih, peristiwa yang
mengguncangkan dan mengubah hidupnya. Entah itu berupa bencaran alam,
kecelakaan, kehilangan pekerjaan, kesulitan finansial, krisis rumah
tangga, perceraian, kematian pasangan hidup atau salah satu anggota
keluarga, sakit parah berkepanjangan, dan atau berbagai krisis kehidupan
lainnya. Ada yang berhasil bangkit dari krisis, dan menempuh hidup
baru, tetapi tidak kurang pula yang menjadi terpuruk. Sebuah TITIK BALIK
kehidupan bisa membuat seseorang menjadi benar-benar berbeda.
Dalam
menghadapi krisis, seringkali kita merasa tidak berdaya. Kita merasa
seakan tidak lagi memiliki kendali atas hidup kita. Padahal
sesungguhnya kita harus berusaha untuk tidak menjadi korban atau
bersikap reaktif maupun antisipatif terhadap perubahan itu. Kita HARUS
MENJADI SUBYEK dari perubahan tersebut, dan MEMILIKI KENDALI PENUH atas
apapun yang terjadi dalam kehidupan kita.
PERUBAHAN
bukan sekedar perlu disikapi dan diantisipasi. Jika kita mau menengok
pada KEKUATAN dalam diri kita, justru kita akan menemukan kenyataan,
bahwa kita sanggup menciptakan perubahan dan mengelolanya. Kita
memiliki POWER untuk menciptakan REALITAS BARU yang lebih baik bagi
kehidupan kita. Kita dapat sepenuhnya MEMEGANG KENDALI atas perubahan.
Untuk
menciptakan realitas baru tersebut, kita memerlukan PENGENDALIAN
PIKIRAN BAWAH SADAR. Jika kita kehilangan pekerjaan, kita dapat
menciptakan suatu bidang baru yang lebih menantang, lebih memberi arti,
dan tentunya lebih memberikan jaminan kebebasan finansial yang kita
impikan. Jika kita atau keluarga kita ada yang sakit parah, kita bisa
menciptakan suasana atau kehidupan yang jauh lebih bermakna daripada
sebelumnya, dan kita bisa mengenadlikan sakit itu. Kitalah yang
sepenuhnya BERTANGGUNG JAWAB atas setiap peristiwa atau keadaan yang
terjadi dalam kehidupan kita.
Dengan
teknik relaksasi, visualisasi, dan afirmasi, kita dapat memulai suatu
proses menanamkan tujuan atau realitas yang kita inginkan ke dalam
pikiran bawah sadar kita. Proses ini akan memengaruhi alam bawah sadar
kita mengenai REALITAS BARU yang kita inginkan, setelah kita mengalami
musibah atau krisis. Proses inilah yang disebut dengan Pemrograman Kembali Pikiran Bawah Sadar (Subconcious Reprogramming).
Agar
proses pemrograman bawah sadar dapat lebih efektif, diperlukan
semacam emosi, atau perasaan yang MENYENANGKAN. Kita menambahkan emosi
atau suasana hati ketika tujuan yang kita harapkan tercapai. Jika
visualisasi menciptakan adegan atau gambaran seperti dalam film, maka
menambahkan emosi itu seperti menambahkan soundtrack.
Jadi,
selain kata afirmasi, kemudian gambaran visual, kita perlu
menambahkan perasaan atau emosi yang menyertai gambaran tersebut. Selalu
tambahkan perasaan atau emosi pada saat kita menciptakan gambaran
visual tentang pencapaian tujuan, seakan-akan kita TELAH MENCAPAINYA.
Proses
pemrograman bawah sadar untuk menciptakan realitas baru dalam
kehidupan kita, harus dilakukan terus-menerus, sedikitnya 3 kali
sehari, dan 20 menit setiap kalinya, sampai realitas yang kita harapkan
itu MEWUJUD menjadi KENYATAAN. Hanya KEYAKINAN, yang tetap membuat
kita disiplin, dan tidak berhenti, ketika keraguan dan keengganan mulai
mengacaukan pikiran kita. Tetaplah berharap dengan penuh keyakinan.
Berikut
ini contoh proses atau tata cara untuk memrogram kembali pikiran
bawah sadar kita. Misalnya Anda sedang mengalami krisis atau musibah
dalam hidup Anda, yaitu kehilangan pekerjaan. Anda tidak berdaya dan
secara fisik sulit untuk mengatasi atau mengubah keadaan yang Anda
hadapi itu. Sebelum Anda mulai melakukan tahap proses pemrograman
kembali bawah sadar, Anda perlu MENENTUKAN terlebih dulu, REALITAS
seperti apa yang Anda harapkan, secara jelas.
Misalnya,
Anda menginginkan pekerjaan yang sesuai dengan potensi dan minat yang
Anda miliki dengan penghasilan tinggi. Anda harus mengetahui secara
persis, jenis pekerjaan dan perusahaan tempat bekerja yang Anda
inginkan. Lakukanlah proses ini terus-menerus sampai apa yang Anda
harapkan atau gambarkan secara mental dapat terjadi dalam dimensi nyata.
Selanjutnya, carilah tempat nyaman untuk melakukan proses ini.
Pilihlah tempat sunyi atau tidak banyak gangguan, seperti di dalam
kamar, ruang kerja, atau bahwak di dalam kamar kecil. Anda harus berada
dalam keadaan sangat rileks. Jika perlu, lakukan exercise ringan untuk melemaskan atau meregangkan otot-otot tubuh Anda.
Cobalah Anda lakukan tahapan proses seperti di bawah ini:
- Duduk nyaman dan rileks. Pejamkan mata. Kalau perlu, nyalakan musik santai yang membuat kita rileks, dan semua beban pikiran kita terlepas.
- Tarik nafas panjang dan dalam. Rasakan udara segar memasuki seluruh tubuh melalui lubang hidung. Secara perlahan, Anda memasuki kondisi gelombang otak Alpha, masuk ke dalam tempat kedamaian Anda. Nikmati keadaan ini beberapa menit.
- Ucapkan dalam hati, afirmasi yang sudah Anda buat secara pribadi, sebagai gambaran positif denga waktu saat ini. Ucapkanlah, “Saya bekerja di perusahaan X sebagai …… dengan penghasilan Rp…… setiap bulan.”
- Visualisasikan keadaan atau tujuan yang Anda harapkan tersebut dalam layar mental Anda. Bayangkan Anda sedang memimpin rapat. Bayangkanlah bahwa hal itu benar-benar terjadi. Bayangkan bahwa Anda telah mencapai tujuan yang Anda inginkan, saat ini juga Anda telah meraihnya. Gambarkan dengan jelas, sehingga Anda benar-benar dapat melihat diri Anda sendiri di dalam pikiran Anda.
- Sambil membayangkannya, tambahkan SUASANA HATI atau perasaan positif yang Anda miliki ketika tujuan itu tercapai. Gunakan JANGKAR EMOSI Anda untuk membangun perasaan atau emosi tersebut. Ambil nafas panjang dan dalam, nikmati perasaan itu, nikmati gambaran visualisasi dan perasaan hati yang menyertai suasana tersebut.
- Setelah itu hitunglah secara perlahan dari 5, 4, 3, 2, 1 … sambil menarik nafas panjang dan dalam, untuk setiap hitungan.
- Bukalah mata Anda. Jika proses itu terjadi kurang dari 20 menit, ulangi proses tersebut sebanyak beberapa kali, sampai mencapai sekitar 20 menit setiap prosesnya.
Sebaiknya
Anda jangan terlalu cepat berharap sudah ada tanda-tanda perubahan,
setelah Anda melakukan proses di atas hanya beberapa kali. Seperti
halnya benih yang kita tanam, memerlukan waktu untuk bertunas dan
tumbuh menjadi pohon besar dan rindang. Demikian pula benih yang kita
tanamkan ke dalam pikiran bawah sadar kita, memerlukan proses dan
waktu yang cukup untuk tumbuh mewujud menjadi realitas baru, sesuai yang
kita harapkan. Lakukan saja terus dengan keyakian dan pengharapan
secara ikhlas. Kita ibarat menanam pohon yang tidak mungkin tumbuh besar
hanya dalam semalam.



Bagaimana Dengan Artikel ini....Silahkan Berkomentar Jika ada Pertanyaan Dan Masukan ^_^